SATELITPOST Santun Aktual Tegas Komplit Rabu, 30 Juli 2014 - 09:56 WIB

  • Ingin Mengentaskan Kemiskinan Lewat Pendidikan

    Ingin Mengentaskan Kemiskinan Lewat Pendidikan

    SAAT ini, satu pekerjaan rumah untuk pemerintah dan masyarakat adalah mengentaskan kemiskinan. Hal inilah yang menjadi motivasi pendiri LPK Elisa, Toripah, untuk membantu program dari pemerintah. Perempuan yang biasa disapa Ibu Iyut ini mengungkapkan, dirinya bertekad untuk membantu sesama mengangkat status ekonomi melalui pendidikan keterampilan. “Saya sangat prihatin dengan keadaan masyarakat miskin, apalagi keadaan sekarang [...]

  • Tak Sulit Jadi Pengusaha

    Tak Sulit Jadi Pengusaha

    KEBANYAKAN orang dalam bekerja inginnya langsung duduk manis sambil menikmati gaji tinggi dan tidak mau berisiko. Itulah mental kebanyakan orang-orang saat ini. Padahal, tidak ada pekerjaan yang enak, semua ada risiko yang harus dihadapi. Ini diungkapkan seorang pengusaha muda pemilik Cendol Item Pak Rodjo, Indra Rizal, Sabtu (10/5). “Ya setiap pekerjaan pasti ada risikonya, tidak [...]

  • Jadikan Target Sebagai Kebutuhanmu

    Jadikan Target Sebagai Kebutuhanmu

    KEGAGALAN adalah kesuksesan yang tertunda. Jatuh bangun dalam membangun kesuksesan pun menjadi hal yang lumrah dalam meraih sukses. Inilah yang pernah dialami Togar Oloan Marpaung, yang sekarang menjadi Sales Manager di Ford Superstore Tegal. Bang Togar, pria berdarah Sumatera Utara ini biasa disapa. Saat ditemui SatelitPost Selasa (13/5) mengungkapkan, tidak mudah meraih kesuksesan seperti sekarang. [...]

  • Selalu Bersyukur Jadi Dasar Kesuksesan

    Selalu Bersyukur Jadi Dasar Kesuksesan

    SETIAP perusahaan pasti memiliki visi dan misi yang berbeda demi lancarnya usaha. Pastinya butuh proses yang sangat panjang agar semua sumber daya manusianya memiliki mutu yang berkualitas. Hal ini diungkapkan seorang pengusaha kuliner asal Palembang, Naya, pendiri Rumah Makan Cempako yang saat ini diteruskan putrinya. Sudah lebih dari 10 tahun dia membangun sebuah bisnis kuliner. [...]

  • Pertahankan Kualitas Jadi Kunci Membangun Bisnis

    Pertahankan Kualitas Jadi Kunci Membangun Bisnis

    MEMPERTAHANKAN kesuksesan jauh lebih sulit daripada saat pertama meraihnya. Ungkapan yang sangat pas untuk menggambarkan perjalanan seorang pengusaha kue asal kelahiran Kota Bandung. Perempuan yang biasa disapa Nani ini menceritakan tentang perjalanan usahanya yang dimulai pada tahun 1996. Hingga sekarang, usahanya terus berjalan dengan baik. “Ya, mulai tahun 1996 saya sudah tinggal di Tegal,” ujarnya [...]

  • Iman dan Kejujuran sebagai Modal Sukses

    Iman dan Kejujuran sebagai Modal Sukses

    MENJADI seorang pengusaha tidaklah mudah seperti membalikkan telapak tangan atau sulap dengan mantra sim salabim lalu jadilah apa yang diinginkan. Butuh perjuangan yang ekstra keras untuk menjadi pengusaha yang sukses. Itulah yang dialami Agus Riyanto, pria kelahiran 15 November 1956. Dia seorang pengusaha jual beli sepeda baru dan bekas yang sekarang telah memiliki toko sepeda [...]

Polres Masih Buru Ketua PPPKRI

Penulis  |  Jumat, 28 Februari 2014 Pukul 12.29 WIB  |  Kabupaten Tegal

Artikel Terkait
MARKAS PPPKRI di jalan raya Kalikangkung-Balamoa disegel polisi, Kamis (27/2). SATELITPOST/EKO BUDI UTOMO

SLAWI, SATELITPOST – Sebanyak 21 anggota Ormas Penerus Pejuang Perintis Kemerdekaan Republik Indonsia (PPPKRI), Kamis (27/2) masih dimintai keterangan oleh Satreskrim Polres Tegal. Bahkan enam anggota ormas berpakaian doreng ini diperiksa secara intensif terkait dengan upaya membubarkan petugas gabungan Dishubkominfo dan satlantas Polres Tegal yang menggelar operasi lalu lintas di wilayah Kalikangkung, Selasa (25/2).

“Belum ada yang ditahan. Masih kita mintai keterangan. Namun ada kasus yang kita lanjutkan terkait dengan upaya mengepung dan menghalangi petugas negara saat menjalankan tugas. Dari 12 orang yang menghalangi operasi lalu lintas, enam orang ada diantara mereka,” kata Kapolres Tegal AKBP Tommy Wibisono melalui Kasat Reskrim AKP Yusi Andi Sukmana.

Yusi mengatakan polisi juga masih memeriksa dokumen keabsahan ormas tersebut. Dalam waktu dekat akan memanggil pihak Kantor Kesbangpolinmas Kabupaten Tegal.

“Akan kita telisik keabsahan dokumen ormas ini.Jika memang ada dokumennya maka anggotanya akan kita lepas, kecuali 12 orang yang membubarkan operasi gabungan,” kata dia

Polisi juga masih memburu Ketua PPPKRI, Soleh dan Pembina PPPKRI, Joni Gunawan. Sebab dari keterangan anggota PPPKRI mereka membayar dana sebesar Rp 5 juta hingga 35 juta langsung ke ketua dan pembina tersebut. Mereka dijanjikan akan bekerja sebagai aparat negara.

“Kita menduga ada unsur tindak penipuan. Hanya saja belum ada yang melaporkan secara resmi,” kata dia.

Kepala Kantor Kesbangpolinmas, Agus Sunaryo mengatakan ormas PPKRI ini pernah mengajukan izin ke Kantor Kesbangpolinmas Kabupaten Tegal setahun yang lalu. Hanya saja jika keberadaan ormas ini dinilai meresahkan warga maka bisa dilarang keberadaanya di Kabupaten Tegal.

“Jika dinilai mengganggu dan meresahkan warga maka bisa dilarang di Kabupaten Tegal. Hanya saja hingga saat ini belum ada laporan masuk,” kata dia.

Seperti diketahui puluhan anggota ormas PPPKRI, Rabu (26/2) diciduk oleh aparat gabungan TNI dan Polri. Pengerebekan markas Ormas PPPKRI yang berlokasi di jalan Adiwerna-Balamoa ini berkaitan dengan laporan masyarakat yang menyatakan bahwa ormas ini kerap meresahkan. Bahkan pada Selasa, belasan anggota ormas ini membubarkan operasi lalulintas yang dilaksanakan petugas gabungan Dishubkominfo dan satlantas Polres Tegal. (eko budiutomo)

Berita Lainnya

Kota Tegal

0 Komentar

Polres Masih Buru Ketua PPPKRI

Tulis Komentar

Nama & Email harus diisi

Anda bisa menggunakan HTML tags and attributes berikut: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>